Cewek as Ikan

May 27, 2009

Macam2 Ikan Jika Wanita diumpamakan Ikan, kategori ikan apakah yang jadi favorite Anda?

IKAN SALMON
Bentuknya ramping, indah, dagingnya pink muda dan enak dimakan. Tapi sayangnya mahal, soalnya masih import. INI WANITA KARIR…..

IKAN SAPU-SAPU
Jenis ini murah dan selalu nempel dikaca akuarium. Kalo udah nempel, susah banget lepasnya. INI CEWEK SMU……

IKAN LELE
Kalo yang ini harganya murah dan bisa dimakan kapan saja. Tapi hati-hati, ada patilnya dan harus hati-hati INI CEWEK PANGGILAN…….

IKAN ARWANA
Kalo yang ini senangnya bolak balik diakuarium memperlihatkan kesombongan dan keangkuhan karena tau tubuhnya indah, langkahnya lemah gemulaidan memancing mata nakal melihatnya dimanapun dia bergaya….. So pasti harganya sangat mahal kalau ingin memilikinya, dan belum tentu yang punya kasih…. INI CEWEK PERAGAWATI DAN ARTIS SINETRON……..

IKAN MAS KOKI
Nah, ini jugajenis ikan lumayan mahal, indah bentuknya, warnanya, dan lenggak-lenggoknya. Sayangnya hanya bisa dikagumi, tak bisa dimakan, karena ikan hiasan….. INI BINI ORANG…….

IKAN TERI
Rasanya asin, murah, bentuk dan rasanya begitu- begituuu… saja. Selalu enak dimakan kalau lagi tidak ada sayur atau tidak ada lauk yang lainnya…. NAH YANG INI BINI SENDIRI…. HIDUP IKAN TERIII…..!

http:


PERKEMBANGAN OTAK ANAK

May 27, 2009

Pasangan suami -sistri yang baru menikah tentu akan mendambakan datangnya sang anak. Kadang kehadiran anak di alam dunia ini oleh pasangan suami-isteri yang baru, jenis kelamin tak pernah menjadi prioritas utama, laki-laki atau perempuan sama saja. Kegembiraan lsuami-ister akan lahirnya si kecil  membawa suasana lebih harmonis dan lebih sempurna. Namun perlu diketahui bersama oleh para pasangan suami-isteri, bahwa perkembangan si kecil terutama perkembangan otaknya perlu mendapat perhatian yang serius baik sebelum proses kelahiran maupun pasca kelahiran.
Penjelasan Dr. Eddy Supriyadi, Sp.A, dari RS Sardjito Yogyakarta, ada dua komponen dasar dalam perkembangan otak anak, yaitu :

  1. Lingkungan yang aman dan nyaman, adalah lingkungan yang sangat dibutuhkan dalam proses perkembangan otaknya dan berilah respon saat bayi sedang menangis maupun sedang mengoceh;
  2. Pengalaman positif, adalah pengalaman yang diterima setiap hari sangat membantu perkembangan otak anak, antara lain, pengalaman kegiatan bersama anak, kegiatan yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari, seperti mengajak anak ke pasar atau ke toko sangat penting untuk pembentukan jaringan perkembangan sel otak..

Perlu diwaspadai dan diketahui oleh pasangan suami-isteri/orangtua, bahwa saat seorang bayi merasa tertekan, otak akan merespon dengan menghasilkan zat kortisol, dimana kadar zat kortisol yang tinggi akan memperlambat perkembangan otak anak. Artinya, seorang bayi, anak-anak diusahakan dalam hidup dan kehidupannya untuk tidak merasa tertekan akan hidup dan kehidupan orangtuanya maupun lingkungannya.
Dr. Eddy memberikan 10 tips bagi pasangan suami-isteri/orangtua untuk membangun dasar perkembangan otak anak:

  1. Beri perawatan dan kasih sayang yang kuat selama masa kehamilan;
  2. Beri nutrisi yang cukup. Enam bulan pertama kehidupan bayi, berikan kecukupan nutrisi dengan ASI;
  3. Berikan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak;
  4. Berbicaralah kepada bayi. Buat kontak mata saat berbicara dengan anak. Jangan lupa selalu tersenyum kepada anak;
  5. Bila harus menitipkan anak, carilah tempat penitipan yang bermutu tinggi;
  6. Kenalkan aneka ragam musik pada anak, dan bernyanyilah bersama;
  7. Beri interaksi yang nyata dengan anak demi perkembangan otaknya. Jangan biarkan anak menonton televisi terlalu lama. Batasi waktunya;
  8. Beri ruang bagi anak untuk dapat berinteraksi dengan teman sebaya;
  9. Redakan stres pada orangtua. Orangtua yang mengalami stres cenderung mengalihkan stres kepada anaknya. Bila Anda merasa stres, cobalah bercerita kepada orang yang dekat dengan Anda;
  10. Ingat, otak tidak akan pernah berhenti berkembang. Jadi, beri stimulasi sebanyak-banyaknya secara terus-menerus.

Wahai orangtua/pasangan suami isteri, Waspadalah terhadap perkembangan otak anak kita!

http:


PENGERTIAN PSIKOLOGI

May 25, 2009

Psikologi dalam arti bebas psikologi adalah ilmuyang mempelajari tentang jiwa/mental.
Psikologi tidak mempelajari jiwa/mental itu secara langsung karena sifatnya yang abstrak, tetapi psikologi membatasi pada manifestasi dan ekspresi dari jiwa/mental tersebut yakni berupa tingkah laku dan proses atau kegiatannya, sehingga Psikologi dapat didefinisikan sebagai ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku dan proses mental.

Sejarah

Psikologi adalah ilmu yang tergolong muda (sekitar akhir 1800an.) Tetapi, manusia di sepanjang sejarah telah memperhatikan masalah psikologi. Seperti filsuf yunani terutama Plato dan Aristoteles. Setelah itu St. Augustine (354-430) dianggap tokoh besar dalam psikologi modern karena perhatiannya pada intropeksi dan keingintahuannya tentang fenomena psikologi. Descartes (1596-1650) mengajukan teori bahwa hewan adalah mesin yang dapat dipelajari sebagaimana mesin lainnya. Ia juga memperkenalkan konsep kerja refleks. Banyak ahli filsafat terkenal lain dalam abad tujuh belas dan delapan belas—Leibnits, Hobbes, Locke, Kant, dan Hume—memberikan sumbangan dalam bidang psikologi. Pada waktu itu psikologi masih berbentuk wacana belum menjadi ilmu pengetahuan.

Psikologi kontemporer

Diawali pada abad ke 19, dimana saat itu berkembang 2 teori dalam menjelaskan tingkah laku, yaitu:

Psikologi Fakultas

Psikologi fakultas adalah doktrin abad 19 tentang adanya kekuatan mental bawaan, menurut teori ini, kemampuan psikologi terkotak-kotak dalam beberapa ‘fakultas’ yang meliputi: berpikir, merasa dan berkeinginan. Fakultas ini terbagi lagi menjadi beberapa subfakultas: kita mengingat melalui subfakultas memori, pembayangan melalui subfakultas imaginer, dan sebagainya.

Psikologi Asosiasi

Bagian dari psikologi kontemporer abad 19 yang mempercayai bahwa proses psikologi pada dasarnya adalah ‘asosiasi ide.’ Dimana ide masuk melalui alat indera dan diasosiasikan berdasarkan prinsip-prinsip tertentu seperti kemiripan, kontras, dan kedekatan.

Dalam perkembangan ilmu psikologi kemudian, ditandai dengan berdirinya laboratorium psikologi oleh Wundt (1879) Pada saat itu pengkajian psikologi didasarkan atas metode ilmiah (eksperimental) Juga mulai diperkenalkan metode intropeksi, eksperimen, dsb.

Beberapa sejarah yang patut dicatat antara lain:

F. Galton > merintis test psikologi.

Charles Darwin > memulai melakukan komparasi dengan binatang.

A. Mesmer > merintis penggunaan hipnosis

Sigmund Freud > merintis psikoanalisa

Fungsi psikologi sebagai ilmu

Psikologi memiliki tiga fungsi sebagai ilmu yaitu:

Menjelaskan

Yaitu mampu menjelaskan apa, bagaimana, dan mengapa tingkah laku itu terjadi. Hasilnya penjelasan berupa deskripsi atau bahasan yang bersifat deskriptif.

Memprediksikan

Yaitu mampu meramalkan atau memprediksikan apa, bagaimana, dan mengapa tingkah laku itu terjadi. Hasil prediksi berupa prognosa, prediksi atau estimasi.

Pengendalian

Yaitu mengendalikan tingkah laku sesuai dengan yang diharapkan. Perwujudannya berupa tindakan yang sifatnya prevensi atau pencegahan, intervesi atau treatment serta rehabilitasi atau perawatan.

Pendekatan Psikologi

Tingkah laku dapat dijelaskan dengan cara yang berbeda-beda, dalam psikologi sedikitnya ada 5 cara pendekatan, yaitu

Pendekatan neurobiologis

Tingkah laku manusia pada dasarnya dikendalikan oleh aktivitas otak dan sistem syaraf. Pendekatan neurobiologis berupaya mengaitkan perilaku yang terlihat dengan impuls listrik dan kimia yang terjadi didalam tubuh serta menentukan proses neurobiologi yang mendasari perilaku dan proses mental.

Pendekatan perilaku

Menurut pendekatan perilaku, pada dasarnya tingkah laku adalah respon atas stimulus yang datang. Secara sederhana dapat digambarkan dalam model S – R atau suatu kaitan Stimulus – Respon. Ini berarti tingkah laku itu seperti reflek tanpa kerja mental sama sekali. Pendekatan ini dipelopori oleh J.B. Watson kemudian dikembangkan oleh banyak ahli, seperti B.F.Skinner, dan melahirkan banyak sub-aliran.

Pendekatan kognitif

Pendekatan kognitif menekankan bahwa tingkah laku adalah proses mental, dimana individu (organisme) aktif dalam menangkap, menilai, membandingkan, dan menanggapi stimulus sebelum melakukan reaksi. Individu menerima stimulus lalu melakukan proses mental sebelum memberikan reaksi atas stimulus yang datang.

Pendekatan psikoanalisa

Pendekatan psikoanalisa dikembangkan oleh Sigmund Freud. Ia meyakini bahwa kehidupan individu sebagian besar dikuasai oleh alam bawah sadar. Sehingga tingkah laku banyak didasari oleh hal-hal yang tidak disadari, seperti keinginan, impuls, atau dorongan. Keinginan atau dorongan yang ditekan akan tetap hidup dalam alam bawah sadar dan sewaktu-waktu akan menuntut untuk dipuaskan.

Pendekatan fenomenologi

Pendekatan fenomenologi ini lebih memperhatikan pada pengalaman subyektif individu karena itu tingkah laku sangat dipengaruhi oleh pandangan individu terhadap diri dan dunianya, konsep tentang dirinya, harga dirinya dan segala hal yang menyangkut kesadaran atau aktualisasi dirinya. Ini berarti melihat tingkah laku seseorang selalu dikaitkan dengan fenomena tentang dirinya.

Salah Kaprah Tentang Psikologi

Psikologi Bukan Ilmu Pengetahuan

Psikologi telah memiliki syarat untuk dapat berdiri sendiri sebagai ilmu pengetahuan terlepas dari Filsafat. (Syarat Ilmu Pengetahuan: Memiliki objek (Tingkah laku), memiliki metode penelitian (sejak laboratorium Wundt didirikan psikologi telah membuktikan memiliki metode ilmiah), sistematis,dan bersifat universal.

Salah penggolongan

Berbagai hal yang berbau kepribadian sering dimasukan kedalam psikologi, semisal: ramalan-ramalan seputar kepribadian (palmistry, chirology, dll.) sehingga terbentuk pandangan tentang psikologi bukanlah ilmu pengetahuan.

Terjebak dengan kata Psikotes

Psikologi bukan hanya psikotes, tetapi inilah bagian dari psikologi yang paling populer di masyarakat. Banyak kalangan yang sinis dengan psikologi karena psikotes, bagaimana psikolog dapat memvonis potensi seseorang dengan hanya serangkaian tes. Sesungguhnya masih banyak metode lain yang dapat digunakan, akan tetapi seringkali metode ini dipilih untuk alasan efisiensi.

Psikologi melakukan dehumanisasi

Kebalikannya, psikologi memandang setiap individu adalah unik, bahkan psikotes dilakukan untuk lebih memahami keunikan dari setiap individu. Justru, kalangan yang menyamaratakan setiap individu secara tidak langsung memvonis manusia adalah robot (dehumanisasi) yang tidak memiliki keunikan satu sama lainnya.


Sepenggal Kata dari Hati…

May 12, 2009

Bagi pembaca-pambaca yang ingin membaca posting-an ku kali ini, disarankan membaca kisah sebelumnya agar dapat menikmati. karena kisah kali ini bisa dikatakan kelanjutan kisah sebelumnya yaitu dari kisah KEJADIAN YANG MENGUBAH HIDUP.

begini, sedikit aku bahas tentang post sebelumnya…

Aku adalah Daniel, yang ku inginkan dalam hidup ini adalah Kekayaan dan Kebahagiaan (untuk lebih jelas baca posting-an sebelumnya). Suatu hari ada kejadian yang membuat hidupku berubah, yaitu pada saat aku menangisi seorang cewek bawel di sekolahku…. dari sanalah hidupku mulai berubah..

dan sekarang aku ingin bercerita tentang kenapa aku memilih kekayaan dan Kebahagiaan.

jangan salah sangka dulu, bukannya aku mata duitan lho (padahal pernah sich, tapi dulu. kan udah dibilang dah berubah) dn bukan juga aku tidak pernah merasakan kebahagiaan. tapi aku punya alasan tersendiri untuk itu semua.

Aku sangat bersyukur atas kehidupan yang aku miliki kini. tapi, entah mengapa aku masih merasa kekurangan kebahagiaan.

aku terus berpikir dan berpikir “kenapa?”….
dan tidak memperoleh jawabannya….

sampai suatu saat… aku menemukannya… ternyata dialah kekuranganku itu… seorang gadis belia umur 17 tahun (beberapa bulan dibawahku), Anggun dan sangat Ramah. Dialah wanita yang sampai sekarang ku inginkan.

Aku sadar bahwa dia adalah sesuatu yang sangat mahal harganya.
Aku pun sadarbahwa dengan aku yang sekarang ini tidak dapat menggapainya.

Aku sadar bahwa aku telah Mencintainya dan bukan mengaguminya.
Aku mencintainya dan telah mencoba untuk mencintainya dengan “Walaupun” dan bukan dengan “Karena”.

Aku mencintainya bukan karena dia Cantik
Aku mencintainya bukan karena dia Manis
Aku mencintainya bukan karena dia Ramah
Aku mencintainya bukan dengan “karena”, Karena dengan alasan seseorang sesungguhnya tidaklah mencintai melainkan mengagumi. Dan sesungguhnya aku Mencintainya dan bukan mengaguminya.

Aku mencintainya walaupun dia sesungguhnya tidak se-Anggun yang ku kira.
Aku mencintainya walaupun dia bersekolah jauh disana.
Aku mencintainya walaupun dia sesungguhnya tidak mencintaiku.
Aku mencintainya walaupun kesempatanku menggapainya hanya sedikit.
Aku mencintainya walaupun ku tahu aku akan sakit hati karena itu.

Walaupun hal-hal itu terjadi, Cintaku takkan surut terhadapnya.

Sampai kapanpun….

Dan sampai sekarang aku sedang mencari peluang untuk mendapatkannya.
Mengumpulkan ide-ide kreatif untuk mendekatinya.
Mencari celah untuk mendekatinya.
Mengumpulkan keberanian untuk mendekatinya.
Sampai akhirnya aku mendapatkannya, Aku akan tetap berjuang..

semangat….


Kejadian yang mengubah Hidup

May 12, 2009

namaku Daniel Baringbing… aku bersekolah di salah satu smk negeri di negeri ini.

aku sangat tertarik sekali dengan hal-hal yang berbau imajinatif, pada awalnya. namun akhir-akhir ini aku malah tidak menyukainya. yang kupikirkan hanyalah hal-hal yang real. seperti, apakah dengan masuk sekolah ini aku benar-benar berpeluang untuk segera mendapat pekerjaan?, apakah aku memang berpeluang untuk menggapai cita-citaku. Ya, sebenarnya cita-citaku sederhana saja, yaitu untuk menjadi orang yang kaya dan bahagia.

Kaya. Agar aku dapat selalu membantu siapapun yang mempunyai kesulitan. Ya, inilah aku. mungkin diantara teman-temanku dan orang-orang di sekitarku – akulah orang yang paling besar rasa sosialnya. tetapi apa daya yang dapat kulakukan?. aku sadar aku belum bisa mencapai cita-citaku itu, jika hanya mengikuti arus kemana hidupku berlalu. tapi, aku pun sadar – aku bisa menjadi orang yang dapat membantu siapa saja yang kesusahan dan membuhkan pertolongan.

Bahagia. Aku selalu menginginkan kehidupan yang bahagia. tetapi bukan kebahagiaan yang palsu seperti aku lihat dalam kehidupan sehari-hari. aku melihat banyak sekali kebohongan-kebohongan di dunia ini yang terjadi di depan mataku. seperti, kebohongan yang dilakukan temanku kepada pacarnya. Dia mengatakan, dia sangat mencintai pacarnya itu, tetapi dia tidak pernah mau duduk bersebelahan di depan umum, seperti di Gereja. dan banyak kebohongan-kebohongan yang lain yang terjadi di dalam hidup ini yang telah aku saksikan.

Awalnya sich, aku sangat menyukai imajinasi-imajinasi dan berharap dapat menjadi salah satu dari mereka yang ku bayangkan itu (maklum waktu itu aku masih banyak menonton kartun). Tetapi setelah kejadian itu, segala sesuatunya berubah. kejadian yang telah mengubah sebagian besar dari hidupku.

ceritanya begini…..

Eng-Ing-Eng..

Pada hari yang sangat terik itu, di ruang sekolah yang membosankan seperti biasanya (siapapun yang telah merasa sangat bosan dan bahkan membenci sekolah pasti dapat membayangkan suasana pada saat itu). Aku seperti biasa, duduk di urutan baris ke dua dari pintu ruangan dan baris ke dua secara horizontal dari papan tulis dan meja guru yang bersebelahan (pelajaran pada waktu itu… saya lupa). Aku yang duduk di seberang kelompok cewek-cewek cerewet yang sok banget sopannya. sakin sopannya, mereka selalu memperingati seseorang yang selalu duduk di meja dan berteriak-teriak atau berbicara keras (yang sangat jelas sekali berbeda dengan kepribadianku yang suka duduk di meja dan bernyanyi dengan suara tinggi). sikap mereka itu membuatku sangat jengkel dan kesal, terlebih apabila aku duduk di meja – karena statusku yang anggota OSIS – mereka langsung saja melaporkan aku kepada ketua osis sekolahku. otomatis 2 kali, aku dapat teguran yang serius. Hal tersebut semakin membuatku jengkel kepada mereka. Dan pada suatu hari salah satu dari mereka pun melakukan hal yang sama dengan yyang aku lakukan, yaitu duduk di atas meja. Otomatis dengan rasa penuh marah dan – mungkin sedikit dendam, kali ya?? – Aku langsung saja memarahi mereka dengan cara yang sama dengan cara mereka.

Tidak ku sangka, hal tersebut menjadi awal dari perang DUNIA ke 10 mungkin ya? (gimana ke 10,  ke 3 aja lum ada??).

perang terjadi dengan kondisi yang sedikit timpang – secara gitu, mereka ber empat, sedangkan aku sendiri. Dan tetap masih pada hari itu, saat istirahat pertama pun perang masih dilanjutkan. perang semakin panas. dan apa yang terjadi saudara saudara…….

…………

…………

…………

Belum. belum terjadi apapun… yang ada masih adu bacot antara ke dua kubu.

Ting-ting-ting…. yah bel istirahat telah usai….. saatnya masuk!

perang yang tadi sangat berapi-api (ciah, bahasanya berat), akhirnya mulai surut karena saat itu masuk pelajaran guru KILLER. jadi semua tidak berani macam-macam.

Ting-ting-ting… Istirahat lagi… dan tentu saja perang dilanjutkan kembali….

tanpa disangka, perang telah menjadi semakin panas dan sangat berapi lahar (kan panas banget tuch) dan pada saat itu sebelum aku turun ke kantin untuk mencari makanan, keluarlah bahasa yang membuat salah seorang dari cewek itu sakit hati dan kemudian aku turun ke kantin (pada saat itu dia belum menunjukkan respon-respon mencurigakan bahwa dia akan menangis). saat perut telah terisi bahan bakan dan spidometer di perut menunjukkan kata FULL yang berarti telah terisi penuh, aku pun naik kembali ke kelasku yang berada di lantai tiga.

dan apa yang terjadi…..

Eng-Ing-Eng….

………….

………….

………….

dengan muka yang sangat tidak berdosa, aku melihat my enemies itu berkumpul – kulihat semakin dekat – lebih dekat – Hampir kelihatan – Dikit lagi….

sebelum sempat aku melihat apa yang terjadi, ada temanku yang menarik  dari belakang dan bertanya apa yang aku lakukan sehingga enemies ku itu menangis…??? dengan tampang tidak berdosa, aku dengan mudah mengatakan tidak tahu… (oh dia nangis, pikirku) (kenapa ya??, tanyaku)

dan akibat kejadian itu, dengan sukses aku dimusuhi teman sekelas….

dan dengan kerja keras, aku berhasil mempengaruhi satu persatu temanku hingga berbalik dan tidak memusuhiku lagi (perlu waktu hampir satu bulan tuch…)

Akhir-akhir ini baru aku tahu, dia menangis karena perkataanku yang sangat dalam (untuk mencegah dia tidak marah dan sedih lagi, aku tidak akan mencantumkan perkataan apa yang kuucapkan.. maaf ya. karena sekelas sudah tahu alamat blog ku ini dan ada kemungkinan dia membuka blog ku ini).

setelah kejadian itu, aku yang merasa malu telah menagisi seorang cewek dan merasa seperti seorang banci yang beraninya sama cewek bertekad untuk mengubah hidup dari yang terlalu kasar saat berbicara dan tidak terlalu keras (keras disini artinya kencang ya..) menjadi tidak begitu.

yang otomatis juga mengubah hidupku, yang semula sangat menyukai semua yang berbau imajinasi menjadi menyukai semua yang berbau REAL.

sekarang Aku harus menentukan kemana hidupku selanjutnya.

Satu kata sebelum mengakhiri post-an ini, Jangan pernah menangisi seorang cewek karena siapa yang menangisi seorang cewek akan mendapat masalah dalm hidupnya. Baik masalah dari Luar maupun dari Dalam.

Thanks for Read my Experience…


Temen-temen w nech….

March 19, 2009

Forgive

February 22, 2009

please_forgive_me-2705

 

Instructions

  • Step1

Think about what happened.

  • Step2

Acknowledge all of your feelings. There is often anger lurking behind any hurt or sadness you might feel.

  • Step3

Express your feelings – write them out, talk to a friend or simply allow yourself to feel what you feel.

  • Step4

Accept responsibility for your own emotions. Although you were wronged and your emotions may be justified, it is still up to you to decide when you’re ready to stop feeling angry or upset.

  • Step5

Talk to the other person about the behavior that upset you and how it made you feel. The odds are that you won’t feel truly ready to forgive until you know this person has heard and understood your perspective.

  • Step6

Try to understand the other person’s perspective, even if you don’t really agree with it.

  • Step7

Rebuild trust in the relationship. Make agreements about acceptable future behavior whenever appropriate.

  • Step8
Make the decision to forgive, and communicate your forgiveness to the other person. Once you’ve done this, make every effort to move on and let it go completely.

Tips & Warnings

  • You can forgive someone without condoning his or her behavior; forgiveness isn’t the same thing as approval.
  • Avoid a defensive reaction by first venting your emotions outside the presence of the wrongdoer – this will help the interaction to be more productive.
  • Wait until you are truly ready to forgive. Respect your feelings and take all the time you need.

http:


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.